BERITAINEWS MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) sebagai bagian dari tahapan perencanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2027. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Makassar tentang pelaksanaan Forum Perangkat Daerah, dan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Hotel Novotel, Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan antarperangkat daerah dengan usulan masyarakat, guna mengoptimalkan pencapaian sasaran pembangunan pendidikan sesuai kewenangan dan sinergitas pelaksanaan program di Kota Makassar.
“Tujuan utama forum ini adalah menyelaraskan program dan kegiatan antarperangkat daerah dengan berbagai usulan yang ada, agar capaian sasaran pendidikan bisa lebih optimal dan tepat sasaran,” ujar Achi Soleman.
Dalam forum tersebut, Dinas Pendidikan mengangkat tema “Memperkuat Partisipasi Semesta dengan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, di mana pendidikan tidak hanya menjadi urusan pemerintah dan sekolah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh ekosistem, mulai dari keluarga, dunia usaha, komunitas lokal, hingga media.
Achi Soleman menjelaskan bahwa konsep pendidikan untuk semua berarti memberikan akses pendidikan yang adil, inklusif, dan bermutu tanpa diskriminasi. “Pendidikan adalah ikhtiar kolektif. Dibutuhkan peran aktif dari keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, serta peserta didik itu sendiri,” tegasnya.
Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Selatan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan dan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dengan pendanaan bersumber dari APBD Kota Makassar.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly Nanda, S.STP, dalam arahannya menegaskan bahwa Forum Perangkat Daerah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Forum ini adalah ruang strategis sebelum Dinas Pendidikan menetapkan program dan kegiatannya untuk tahun 2027. Bukan hanya hadir, mendengar, lalu selesai, tetapi inilah wadah untuk menyerap masukan yang substansial,” tegas Sekda.
Ia menjelaskan bahwa proses perencanaan program tahun 2027 telah dimulai sejak dua tahun sebelumnya melalui berbagai tahapan, mulai dari orientasi perencanaan, Musrenbang kelurahan dan kecamatan, hingga konsultasi publik yang mengakomodasi hasil Musrenbang dan reses anggota DPRD.
“Hasil Musrenbang dan hasil reses DPRD harus menjadi prioritas. Semua usulan dari bawah ini diramu bersama belanja wajib dan program prioritas sesuai dengan RPJMD, yang merupakan penjabaran visi dan misi Wali Kota,” jelasnya.
Sekda juga menekankan keterbatasan anggaran dan sumber daya menuntut adanya skala prioritas, sehingga setiap program harus dirancang secara efektif, efisien, dan sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Melalui Forum Perangkat Daerah ini, Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi aktif sejak tahap perencanaan, sehingga program pendidikan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Kota Makassar.







