Pemerintah Kecamatan Tamalate Minta Maaf atas Batalnya Sosialisasi Anti Narkotika MAKI

BERITAINEWS MAKASSAR —Pemerintah Kecamatan Tamalate akhirnya memberikan klarifikasi terkait kegiatan Sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang digagas oleh organisasi Masyarakat Anti Narkotika Indonesia (MAKI) Sulawesi Selatan dan sempat batal digelar pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Tamalate tersebut tertunda lantaran minimnya peserta yang hadir. Sebelumnya, pihak MAKI berharap pemerintah kecamatan dapat menghadirkan perwakilan dari setiap kelurahan untuk mengikuti sosialisasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Mewakili Camat Tamalate, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tamalate Saddam Musma didampingi Pembina MAKI Sulsel menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pengurus MAKI Provinsi Sulsel, MAKI Kota Makassar, panitia, serta awak media atas tertundanya kegiatan tersebut.

“Kami jauh-jauh hari sebelumnya sudah mengonfirmasi dan menjalin koordinasi dengan pihak panitia dalam hal ini MAKI Sulawesi Selatan untuk pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Saddam Musma.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejatinya dirancang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga stakeholder lainnya di wilayah Kecamatan Tamalate.

Namun, menurutnya, tertundanya kegiatan itu murni disebabkan adanya kendala administratif dalam proses pendistribusian surat undangan.

“Ini murni kesalahan prosedur persuratan, dalam artian undangan tidak sampai kepada pihak kelurahan maupun tokoh masyarakat yang dianggap penting untuk menghadiri kegiatan ini,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Tamalate pun memastikan akan kembali menggelar kegiatan serupa bersama MAKI Sulsel dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat dan pemerintahan kelurahan.

“Insya Allah minggu depan kami akan melaksanakan kembali kegiatan sosialisasi tersebut dengan melibatkan tokoh masyarakat, pihak kelurahan, dan stakeholder terkait,” tambah Saddam.

Ia juga mengapresiasi langkah MAKI Sulsel dalam mendukung program pencegahan narkotika di Kota Makassar. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang aman, inklusif, unggul, dan berkelanjutan.

“Kami berterima kasih atas gagasan dan visi misi dari pihak MAKI yang mampu menunjang visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar dalam menjadikan Makassar sebagai kota yang aman dan berkelanjutan,” katanya.

Saddam kembali menegaskan bahwa koordinasi terkait kegiatan tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak dua pekan lalu bersama pihak kepolisian, panitia MAKI Provinsi Sulsel, dan MAKI Kota Makassar. Namun, terjadi miskomunikasi dalam distribusi undangan ke masing-masing kelurahan sehingga banyak peserta tidak menerima informasi kegiatan tepat waktu.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tamalate kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat atas tertundanya kegiatan ini,” tutupnya. (bas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *