BERITAINEWS MAKASSAR — Brand bakery dan coffee lokal Makassar, Backhaus, resmi melakukan grand opening cabang terbarunya di kawasan Kalla Toyota Alauddin, Kamis (22/1/2026). Meski berada di dalam area showroom Kalla Toyota, outlet Backhaus ini terbuka untuk umum dengan akses langsung dari luar showroom.
Pemilik usaha Backhaus, Muh. Shafwan, menjelaskan bahwa cabang Alauddin merupakan bagian dari ekspansi strategis perusahaan di bawah naungan PT Backhaus Gandum Berkah, yang kini telah memiliki empat cabang aktif di Makassar dan sekitarnya. Selain Backhaus, perusahaan juga mengelola sub-brand Kiro yang berlokasi di Lobitoraja, Maros, dengan konsep berbeda.
“Ini brand lokal Makassar, seluruh timnya juga orang Makassar. Kehadiran kami di Kalla Toyota Alauddin merupakan bentuk kolaborasi untuk menghadirkan opsi tempat ngopi dan makan bagi customer showroom sekaligus masyarakat umum,” ujar Shafwan.
Ia menegaskan, meski berada di area Kalla Toyota, posisi outlet Backhaus berada di bagian depan dan samping showroom, sehingga pengunjung dapat mengakses langsung tanpa harus masuk ke area penjualan kendaraan. Ke depan, akses tambahan juga akan dibuka dari dalam showroom untuk memudahkan pelanggan Kalla Toyota.
Saat ini, Backhaus Alauddin telah melayani produk bakery dan coffee, sementara menu makanan berat dijadwalkan mulai aktif pada Februari 2026, seiring dengan pengoperasian dapur secara penuh di lokasi tersebut.
Dari sisi lokasi, Shafwan menyebut Alauddin dipilih karena menjadi salah satu akses utama Kota Makassar, menghubungkan jalur menuju Gowa dan Maros. Dengan cabang lain yang telah beroperasi di Urip, Nipah, hingga rencana di kawasan CPI, Backhaus menargetkan cakupan area kota yang merata.
“Kalau dipetakan, posisinya seperti segitiga. Jadi area kampus, rumah sakit, dan perkantoran bisa kami cover,” jelasnya.
Untuk produk, Backhaus menawarkan aneka bakery dan pastry seperti roti dan croissant dengan segmen menengah ke premium, namun tetap terjangkau. Harga produk bakery dibanderol mulai Rp20 ribu hingga Rp40 ribu, sementara menu makanan berat nantinya berkisar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.
Di sisi kopi, Backhaus menggunakan biji kopi lokal Toraja sebagai andalan, yang dipadukan dengan berbagai beans pilihan dari daerah lain di Indonesia, serta beberapa varian impor untuk segmen premium.
Terkait ekspansi selanjutnya, Shafwan menyatakan pihaknya masih fokus memaksimalkan operasional cabang Alauddin. Namun demikian, Backhaus tetap terbuka terhadap peluang kolaborasi lanjutan, termasuk jika kembali diajak bekerja sama oleh Kalla Toyota di lokasi lain.
“Untuk sekarang kami fokus di Alauddin dulu. Tapi kalau ke depan ada opsi kolaborasi lagi, tentu kami terbuka,” pungkasnya. (Bas)







