BERITAINEWS JAKARTA — MPemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmen serius dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan inklusif. Upaya tersebut diperkuat melalui partisipasi aktif dalam forum strategis nasional Indonesia on the Move – Forum Mobilitas Perkotaan.
Komitmen itu ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan menghadiri forum yang diselenggarakan Program Kemitraan Indonesia–Australia untuk Infrastruktur (KIAT) bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Republik Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Regional I Kedeputian Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, dan digelar di Hotel Sari Pacific Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Forum ini menjadi wadah dialog strategis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan untuk membahas kebijakan dan praktik terbaik pengembangan mobilitas perkotaan di Indonesia. Dalam forum tersebut, Munafri menegaskan bahwa Makassar membutuhkan perencanaan transportasi yang kuat guna menjawab tantangan mobilitas seiring pertumbuhan kota yang semakin pesat.
“Forum ini penting untuk memperkuat perencanaan dan tata kelola transportasi perkotaan, sekaligus menyiapkan sistem mobilitas yang terintegrasi, berkelanjutan, dan inklusif,” ujar Munafri.
Ia menambahkan, forum ini juga menjadi momentum menyiapkan proyek-proyek mobilitas perkotaan agar lebih siap didukung investasi sektor swasta. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi tanpa membebani APBD secara berlebihan.
Selain itu, pembahasan dalam forum mendorong pengembangan kawasan berbasis angkutan umum atau transit oriented development (TOD), serta penataan ruang kota yang ramah dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat. Pendekatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang mudah diakses, efisien, dan berkelanjutan.
Munafri juga mengungkapkan bahwa Makassar telah memiliki pengalaman awal melalui proyek Mamminasata. Ke depan, Pemkot Makassar berkomitmen memaksimalkan peluang tersebut untuk membangun sistem transportasi publik yang terstruktur, terintegrasi, dan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi. (*)







