SMA Islam Athirah Bukit Baruga Perkuat Pembelajaran Deep Learning Lewat IHT Berbasis Seni

Berita Inews
Berita Inews

BERITAINEWS, Makassar – SMA Islam Athirah Bukit Baruga menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Seni sebagai Pedagogi Deep Learning untuk Integrasi Lintas Mata Pelajaran” di Lec Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga, Jumat (2/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan tantangan pendidikan masa depan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga, Mas Aman Uppi, menekankan pentingnya penguatan pedagogi agar proses pembelajaran mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik dan menantang bagi peserta didik.

Ia juga menyoroti peran strategis guru dalam menyikapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“AI harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembelajaran, bukan sebaliknya kita justru dimanfaatkan oleh teknologi. Guru dituntut cerdas memodifikasi metode pembelajaran agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang, menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan Masa Depan: Menyiapkan Guru dan Karyawan di Era Society 5.0”. I

Ia mengajak para pendidik melakukan refleksi kritis terhadap kondisi pendidikan nasional, khususnya terkait penurunan skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia pada aspek sains, matematika, dan literasi membaca.

“Apa yang sebenarnya terjadi dengan proses pembelajaran kita? Mengapa nilai Tes Kemampuan Akademik dan kemampuan Bahasa Inggris siswa masih rendah? Ini menjadi tantangan serius yang harus kita jawab bersama,” ungkapnya.

Bakry menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak semata pada pergantian kurikulum, melainkan pada kualitas implementasinya. Menurutnya, mutu lulusan sangat ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran dan kompetensi guru. Oleh karena itu, modifikasi kurikulum berbasis keunggulan sekolah serta penguatan pembelajaran praktik menjadi kebutuhan mendesak.

“Murid yang semangat belajar lahir dari guru yang semangat mengajar. Guru perlu memiliki growth mindset, adaptif terhadap perubahan, mampu berkomunikasi secara efektif, berintegritas, serta terus belajar sepanjang hayat,” tegasnya.

Rangkaian IHT dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Wakil Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bidang Kurikulum, Shandra Santika Nurb yang menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran berbasis deep learning. Selanjutnya, guru seni Nurhikmah, berbagi praktik baik dalam menciptakan pembelajaran kreatif, kontekstual, dan bermakna melalui pendekatan seni.

Melalui kegiatan IHT ini, SMA Islam Athirah Bukit Baruga berharap para pendidik semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan, mampu mengintegrasikan teknologi secara bijak, serta menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kompetensi abad ke-21.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMA Islam Athirah Bukit Baruga, serta dihadiri Direktur Sekolah Islam Athirah H. Syamril dan Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga Mas Aman Uppi.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *