BERITAINEWWS, Makassar — Tiga dai yang tergabung dalam Ikatan Dai (IKDA) Sulawesi Selatan Cabang Makassar terus mengembangkan syiar Islam melalui kegiatan dakwah dari mimbar ke mimbar, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ketiga dai tersebut adalah Al Ustadz Udin Sangkala, Al Ustadz Rizardi, dan Al Ustadz Asbar Limpo. Mereka aktif menyampaikan tausiyah di berbagai masjid dan kegiatan keagamaan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Ustadz Udin Sangkala dan Ustadz Rizardi diketahui juga berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sementara Ustadz Asbar Limpo merupakan Kepala UPT SMKS Keperawatan Harapan Bhakti Kota Makassar.
Dalam keterangannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Ustadz Udin Sangkala menyampaikan bahwa dakwah merupakan amanah yang harus terus dijalankan oleh para dai sebagai bagian dari misi yang diwariskan Rasulullah SAW.
“Benar, kami bertiga saat ini berusaha menjalankan amanah dakwah yang dicontohkan Rasulullah. Apalagi di bulan suci Ramadan ini, kami berupaya meningkatkan kegiatan dakwah agar masyarakat semakin dekat kepada Allah SWT,” ujar Udin Sangkala.
Ia menambahkan, pesan-pesan agama yang disampaikan meskipun hanya satu ayat diharapkan dapat memberi manfaat dan menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Hal senada disampaikan Ustadz Asbar Limpo dan Ustadz Rizardi yang menegaskan bahwa aktivitas dakwah yang mereka jalankan juga menjadi bagian dari komitmen bersama di bawah naungan LD IKDA Sulsel Cabang Makassar.
“Semoga melalui misi dakwah yang kami emban bersama IKDA Makassar, kami dapat menjalankan visi dan misi organisasi dengan baik,” kata Ustadz Asbar Limpo.
Menurutnya, IKDA Makassar yang dipimpin oleh Ketua Al Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd., M.M., M.Pd., memiliki tagline “Dakwah Beradab, Makassar Bermartabat” yang menjadi semangat dalam menjalankan kegiatan dakwah.
Selama Ramadan tahun ini, ketiga dai tersebut juga telah mengisi ceramah dan tausiyah di Masjid As-Sokra 8 Perumahan Borong Rappo Indah, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Masing-masing tampil pada malam yang berbeda, yakni malam ke-6, malam ke-17, dan malam ke-18 Ramadan, dengan mengajak jamaah memanfaatkan bulan suci sebagai momentum memperbaiki diri.
Mereka berharap masyarakat dapat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan sehingga dapat menjadi hamba Allah SWT yang lebih bertakwa.
Selain itu, ketiganya juga mengajak seluruh umat Islam untuk terus mendukung gerakan dakwah yang membawa nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan kemaslahatan bagi masyarakat luas.(**)







