BERITAINEWS MAKASSAR —Kalla Toyota resmi meluncurkan New Toyota Hilux 4×4 generasi ke-9 bertajuk “Unbeatable Force”, di Mal Ratu Indah (MARI), Sabtu (11/7/2026). Model terbaru ini hadir dengan peningkatan performa mesin, penyegaran fitur, serta tetap menyasar kebutuhan sektor komersial, khususnya industri pertambangan di Sulawesi.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan New Hilux menjadi salah satu model andalan Toyota tahun ini di segmen kendaraan niaga.
“Hilux generasi terbaru ini hadir dengan berbagai pembaruan. Salah satu yang paling signifikan adalah peningkatan kapasitas mesin dari sebelumnya 2.500 cc menjadi 2.800 cc, sehingga performanya semakin tangguh,” ujar Suliadin.
New Hilux tersedia dalam empat varian, yakni Hilux Single Cabin 4×4 tipe E, serta Hilux Double Cabin tipe E, G, dan V.
Untuk wilayah Sulawesi Selatan, harga New Hilux dibanderol mulai dari Rp436 juta untuk Single Cabin 4×4. Sementara Double Cabin tipe E dipasarkan Rp502 juta, tipe G Rp535 juta, dan tipe V Rp604 juta.
Selain itu, Toyota juga menghadirkan varian listrik Hilux dengan harga sekitar Rp1,032 miliar, meski kontribusi penjualannya masih sangat kecil.
Menurut Suliadin, penjualan Hilux di wilayah Kalla Toyota masih didominasi oleh sektor pertambangan yang mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Tenggara.
“Hampir 60 hingga 70 persen penjualan Hilux kami berasal dari kebutuhan industri tambang. Sisanya digunakan sebagai kendaraan operasional perusahaan maupun pemilik usaha,” katanya.
Sepanjang tahun lalu, penjualan Hilux berada di kisaran 175 hingga 200 unit per bulan. Dengan hadirnya model terbaru, Kalla Toyota optimistis penjualan dapat dipertahankan bahkan melampaui 200 unit setiap bulan.
Optimisme tersebut didukung tingginya minat pasar. Bahkan, pada hari peluncuran, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) New Hilux telah mencapai 186 unit, sementara alokasi suplai bulan ini sebanyak 200 unit.
“Baru launching hari ini, tetapi SPK sudah mencapai 186 unit atau sekitar 80 persen dari total suplai bulan ini. Kami melihat hingga akhir bulan angkanya bisa menembus sekitar 300 SPK,” ungkapnya.
Kalla Toyota memastikan ketersediaan unit tetap terjaga dengan masa tunggu sekitar satu bulan. Perusahaan juga berkomitmen mempercepat proses pengiriman, terutama bagi pelanggan dari sektor pertambangan yang membutuhkan kendaraan operasional secara cepat.
Dari sisi komposisi penjualan, varian Double Cabin tipe G menjadi favorit dengan kontribusi sekitar 70 persen, disusul tipe V sekitar 20–25 persen, sementara tipe E menyumbang sisanya.
Meski mengalami peningkatan spesifikasi, termasuk mesin yang lebih besar, kenaikan harga New Hilux relatif terjangkau, yakni hanya sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta dibanding model sebelumnya.
“Kami memahami kondisi pasar saat ini. Karena itu kami berupaya menghadirkan peningkatan performa tanpa membebani konsumen dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi,” tutup Suliadin. (Bas)







