BERITAINEWS MAKASSAR —Bidang Sport Science KONI Kota Makassar menggelar Workshop Peran Pelatih dalam Menyusun Program Latihan Atlet sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelatih dalam merancang program latihan yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan atlet.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis KONI Kota Makassar dalam memperkuat kualitas pembinaan olahraga sekaligus mendukung peningkatan prestasi atlet Makassar di berbagai ajang kompetisi.
Dalam workshop tersebut, Bidang Sport Science KONI Makassar juga meluncurkan Aplikasi Sederhana Perencanaan dan Monitoring Program Latihan Berbasis Excel. Aplikasi ini dikembangkan Ketua Bidang Sport Science KONI Makassar, Khairil Anwar, S.Or., M.Pd.
Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu para pelatih cabang olahraga dalam menyusun, mengaktualisasikan, serta memonitoring program latihan secara lebih mudah, sistematis, dan terukur, khususnya dalam persiapan menghadapi PORPROV XVIII 2026 Bone–Wajo.
Tidak hanya berfungsi untuk memantau pelaksanaan program latihan, aplikasi ini juga dilengkapi fitur wellness monitoring. Fitur tersebut memungkinkan pelatih memantau kondisi dan respons harian atlet berdasarkan laporan yang diberikan atlet.
Sejumlah indikator yang dapat dipantau antara lain kualitas tidur, tingkat kelelahan, nyeri otot, tingkat stres, serta kesiapan atlet mengikuti latihan.
Data tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelatih untuk menyesuaikan beban dan intensitas latihan dengan kondisi aktual atlet.
“Aplikasi ini sederhana dan dibuat agar mudah digunakan oleh pelatih. Harapannya, program latihan dapat direncanakan dengan lebih baik, pelaksanaannya dapat dipantau, dan respons atlet terhadap latihan juga dapat diketahui sehingga pelatih dapat mengambil keputusan secara lebih tepat,” ujar Khairil Anwar.
Menurutnya, pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu pelatih mengambil keputusan berdasarkan data, bukan hanya berdasarkan pengamatan selama proses latihan.
Inovasi sederhana ini menjadi salah satu langkah Bidang Sport Science KONI Kota Makassar dalam mendorong pola pembinaan atlet yang lebih terukur, responsif, dan berbasis data.
Dengan penerapan perencanaan serta monitoring latihan yang lebih sistematis, KONI Makassar berharap persiapan atlet menuju PORPROV XVIII 2026 Bone–Wajo dapat berlangsung optimal dan mampu mendukung pencapaian prestasi olahraga Kota Makassar. (*)







