Appi Perluas Cakupan Penerima Bebas Iuran Sampah

BERITAINEWS MAKASSAR —Pemerintah Kota Makassar memperluas program pembebasan iuran sampah bagi masyarakat. Kebijakan tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Tinumbu, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Selasa (2/9/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Munafri mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme pembayaran iuran sampah, termasuk program pembebasan iuran yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

Ia menjelaskan, pembebasan iuran sampah sebelumnya diberikan kepada masyarakat yang menggunakan meteran listrik 450 hingga 900 VA. Khusus di Kecamatan Bontoala, tercatat sebanyak 979 rumah telah mendapatkan fasilitas tersebut.

“Tadi Pak Camat sudah menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengerti terhadap pembayaran sampah, termasuk iuran sampah gratis,” ujar Munafri.

Menurutnya, Pemkot Makassar akan memperluas cakupan penerima pembebasan iuran sampah. Tahun ini, masyarakat dengan daya listrik 900 hingga 1.300 VA juga akan mendapatkan fasilitas serupa.

Tambahan penerima tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1.700 rumah. Jika digabungkan dengan 979 rumah yang sebelumnya telah mendapatkan pembebasan, maka hampir 2.500 rumah di Kecamatan Bontoala nantinya dapat menikmati fasilitas tidak membayar iuran sampah.

Namun, Munafri menegaskan bahwa pembebasan iuran tersebut bukan sekadar bentuk bantuan pemerintah. Kebijakan itu sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat ikut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Ia menekankan, masyarakat yang mendapatkan fasilitas gratis tetap diwajibkan memilah sampah dari rumah.

“Persoalannya simpel, cuma dipilah. Tapi yang gratis ini akan dipungut kembali bayarannya ketika mereka tidak memilah sampahnya,” tegasnya.

Munafri mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemkot Makassar membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.

Selain persoalan persampahan, Munafri juga menyampaikan komitmen pemerintah kota dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur jalan.

Ia mengungkapkan, Pemkot Makassar terus melakukan pembenahan sejumlah ruas jalan, baik jalan utama maupun jalan yang berada di dalam lorong.

“Tadi saya habis meeting atau rapat dengan Dinas PU. Sudah di tahun ini ada ratusan ruas jalan yang diperbaiki, baik yang masuk ke dalam lorong-lorong maupun di jalan-jalan utama,” katanya.

Menurut Munafri, pembangunan dan perbaikan infrastruktur akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kota Makassar.

Ia berharap masyarakat dapat ikut menjaga hasil pembangunan sekaligus mendukung program pemerintah, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bersih melalui pengelolaan dan pemilahan sampah dari rumah.

Pesta Rakyat Kecamatan Bontoala sendiri digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan di Kota Makassar. (Bas)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *