BERITAINEWS MAKASSAR —Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengingatkan seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir, kebakaran, hingga penyebaran penyakit yang dapat meningkat akibat perubahan kondisi cuaca.
Pesan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Malam Pesta Rakyat Kecamatan Bontoala, Selasa (1/9/2026) malam.
Munafri mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Makassar diprediksi menghadapi potensi banjir pada Desember mendatang.
Karena itu, ia menginstruksikan camat dan seluruh lurah di Kecamatan Bontoala untuk turun langsung memantau kondisi drainase di wilayah masing-masing.
“Saya baru-baru ini ke BMKG menyampaikan bahwa di bulan 12 diprediksi akan terjadi banjir di Kota Makassar. Olehnya itu, saya instruksikan camat dan seluruh lurah untuk turun memperhatikan semua drainase,” kata Munafri.
Ia meminta setiap saluran air yang ditemukan tersumbat segera ditangani. Satgas drainase kecamatan juga diminta bergerak untuk memastikan saluran pembuangan air dapat berfungsi optimal.
Munafri juga meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menurunkan personelnya untuk mengecek titik-titik yang berpotensi mengalami penyumbatan.
“PU dan satgasnya segera turun memastikan tidak ada sumbatan-sumbatan besar di setiap saluran pembuangan air,” tegasnya.
Selain ancaman banjir, Munafri mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Musim kemarau yang berlangsung panjang dinilai meningkatkan risiko terjadinya kebakaran di permukiman.
Ia mengimbau warga, khususnya ibu rumah tangga, memastikan kompor benar-benar dalam kondisi mati setelah digunakan untuk memasak.
“Kalau ibu-ibu sudah memasak, pastikan kompornya benar-benar sudah mati baru ditinggalkan,” ujarnya.
Munafri juga mengingatkan warga untuk tidak menggunakan colokan listrik secara berlebihan atau bertumpuk. Menurutnya, korsleting listrik menjadi salah satu penyebab kebakaran yang kerap terjadi di Kota Makassar.
“Colokan-colokan listrik dipastikan tidak bertumpuk-tumpuk untuk menghindari korslet. Hampir semua kebakaran di Kota Makassar ini penyebabnya melalui korslet aliran listrik,” katanya.
Di sektor kesehatan, Munafri meminta jajaran Dinas Kesehatan bersama pemerintah kecamatan memperbanyak layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini berbagai penyakit sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu penyebaran penyakit.
“Saya minta Pak Sekretaris Dinas Kesehatan bersama Pak Camat memperbanyak cek kesehatan gratis kepada masyarakat,” ucapnya.
Munafri menekankan, pembangunan dan kemajuan Kota Makassar merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, bersih, dan tertib.
Pada kesempatan itu, Munafri juga mengajak masyarakat bersama aparat keamanan, termasuk kepolisian, TNI, dan Satpol PP, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, keamanan bukan semata-mata menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga.
“Memastikan lingkungan kita aman, lingkungan kita tertib, ini akan memberikan kehidupan yang jauh lebih baik,” pungkas Munafri. (Bas)







