Dankodaeral VI Perkuat Sinergi Pertahanan Industri Morowali

BERITAINEWS, Morowali  – Penguatan sinergi antara sektor industri dan pertahanan laut dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, ke kawasan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali milik PT Vale Indonesia.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan iklim investasi yang aman, stabil, dan berdaya saing, khususnya di wilayah pesisir dan perairan Morowali.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan ruang kontrol (control room) untuk melihat langsung sistem pemantauan operasional berbasis teknologi yang digunakan PT Vale dalam menjaga keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan proyek.

Selanjutnya, rombongan Dankodaeral VI Makassar meninjau Jetty Febriany, infrastruktur vital yang berperan penting dalam distribusi material proyek. Jetty tersebut menjadi titik strategis rantai pasok sekaligus membutuhkan jaminan keamanan wilayah perairan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, rombongan juga melakukan penanaman pohon di area nursery proyek, yang menjadi simbol kepedulian terhadap pelestarian ekosistem dan keberlanjutan lingkungan.

Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengelolaan industri yang terintegrasi dan modern.
“Kami melihat fasilitas yang sangat luar biasa, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi yang memonitor seluruh aktivitas secara real time. Kolaborasi antara industri dan pertahanan ini adalah kunci kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur jetty yang memadai juga berpotensi dimanfaatkan dalam kondisi tertentu untuk mendukung kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah Morowali.
“Sinergi ini penting agar pembangunan ekonomi dan kekuatan pertahanan dapat berjalan beriringan,” tegasnya.

Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menegaskan bahwa proyek IGP Morowali tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada manfaat sosial dan lingkungan jangka panjang.
“Keberhasilan proyek strategis ini sangat ditentukan oleh keamanan dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan,” jelas Wafir.

Menurutnya, peran TNI, khususnya unsur pertahanan laut, menjadi mitra strategis dalam memastikan operasional berjalan aman dan berkelanjutan.
“Sinergi yang kuat antara industri dan pertahanan merupakan fondasi penting demi keberlangsungan proyek dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut komitmen sosial, pada 15 Januari 2026 PT Vale turut berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali, sekaligus menyalurkan paket sembako kepada masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pembangunan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, serta memperkuat fondasi ekonomi dan pertahanan nasional di kawasan strategis Morowali.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *