BERITAINEWS MAKASSAR —Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral melalui Forum Perangkat Daerah, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menyelaraskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga guna mewujudkan keluarga tangguh melalui Program Bangga Kencana.
Mengusung semangat “Bersama Bangga Kencana, Wujudkan Keluarga Tangguh”, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pembangunan keluarga berkualitas sekaligus mewujudkan generasi unggul menuju Makassar yang lebih mulia.
Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan dalam pengendalian penduduk, pembangunan keluarga, serta percepatan penurunan angka stunting.
Menurut Andi Irwan, upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Kota Makassar mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Sejak Desember 2025 hingga awal Januari 2026, jumlah anak yang mengalami stunting tercatat sebanyak 2.824 anak atau sekitar 3,6 persen. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menunjukkan kerja keras seluruh pihak dalam melakukan intervensi percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Meski demikian, Andi Irwan menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bersama agar penurunan angka stunting dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.
Melalui Forum Perangkat Daerah ini, DPPKB Kota Makassar berharap seluruh program yang berkaitan dengan kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara terpadu, efektif, dan tepat sasaran demi melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. (*)







