32 Rumah Terbakar di Kandea 3, Polisi Bantah Isu Dibakar

BERITAINEWS MAKASSAR —Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Kandea 3 Lorong 3, RW 4, RT 3/RT 4, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin malam (10/8/2026).

Bacaan Lainnya

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 32 rumah warga. Polisi memastikan informasi yang beredar mengenai adanya seseorang yang sengaja membakar rumah dalam peristiwa tersebut tidak benar.

Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abu Bakar, S.H., mengatakan, saat sebelum hingga ketika kebakaran terjadi, sejumlah personel kepolisian berada di lokasi.

Menurutnya, dua anggota Bhabinkamtibmas berada di lokasi karena sebelumnya tengah membantu memediasi perselisihan antara orang tua dan anak. Mediasi tersebut dilakukan bersama Ketua RW setempat.

“Isu-isu yang berkembang di luar bahwa ada salah seorang yang melakukan pembakaran itu tidak benar,” tegas Andi Aris.

Ia menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi, situasi di lokasi sedang dalam proses mediasi. Namun, tiba-tiba aliran listrik padam karena pembatas listrik atau MCB turun.

Salah seorang warga kemudian menaikkan kembali pembatas listrik tersebut. Saat listrik kembali dinyalakan, muncul asap yang diduga berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

“Pada saat naik pembatas lampu, langsung berasap. Berarti diduga korslet,” jelasnya.

Api kemudian membesar dan merambat ke bangunan rumah di sekitar lokasi. Kondisi permukiman yang padat membuat kobaran api dengan cepat menjalar hingga menyebabkan puluhan rumah terdampak.

Andi Aris kembali menegaskan, dugaan adanya aksi pembakaran sengaja tidak sesuai dengan fakta awal yang ditemukan di lapangan. Pasalnya, personel kepolisian berada di lokasi dan menyaksikan langsung rangkaian kejadian sebelum kebakaran.

“Yang diduga melakukan pembakaran itu sama-sama dengan anggota di situ. Jadi tidak benar kalau ada orang yang melakukan pembakaran,” katanya.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta menghitung jumlah bangunan yang terdampak.

“Untuk sementara diperkirakan kurang lebih 32 rumah terbakar. Ini masih pendalaman, masih tahap penyelidikan karena situasi masih dilakukan pendinginan,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab kebakaran tersebut.

Penyelidikan akan dilakukan lebih lanjut setelah proses pendinginan dan penanganan di lokasi dinyatakan selesai. (Bn)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *