BERITAINEWS MAKASSARWali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendukung penuh penerapan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1 bagi pengendara motor dengan kapasitas mesin besar atau di atas 250 CC di Kota Makassar.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri sosialisasi peluncuran SIM C1 di Makassar, Kamis (21/5/2026). Menurutnya, pengendara motor dengan kapasitas mesin besar harus memiliki keterampilan berkendara yang lebih baik karena kendaraan tersebut memiliki risiko lebih tinggi jika tidak dikendalikan dengan benar.
“Komunitas motor dengan CC yang lebih besar seharusnya punya keterampilan handling yang lebih baik. Karena persoalannya ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain jika cara mengendarainya tidak benar,” ujar Munafri.
Ia menilai kehadiran SIM C1 menjadi langkah penting untuk memastikan para pengendara motor besar memiliki kemampuan berkendara yang memadai demi keselamatan di jalan raya.
“Maka dari itu, hadirnya SIM C1 di Kota Makassar menjadi ajang memastikan keterampilan berkendara lebih baik untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” katanya.
Munafri juga mengajak seluruh komunitas motor di Makassar agar segera memiliki SIM C1 apabila menggunakan kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 250 CC.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan berkendara akan menciptakan ketertiban lalu lintas yang lebih baik di Kota Makassar.
“Ini penting untuk memastikan berkendara dengan baik dan mengikuti aturan lalu lintas yang ada. Artinya kendaraan di jalanan akan lebih tertib,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kemampuan membeli motor besar belum tentu dibarengi dengan kemampuan mengendalikan kendaraan tersebut secara maksimal.
“Biasanya mungkin karena bisa beli, tapi belum tentu bisa handling. Maka dibuat aturan supaya pengguna motor CC besar juga punya izin yang sesuai untuk memastikan bisa mengendalikan motornya dengan baik,” tambahnya.
Munafri menjelaskan, semakin besar kapasitas mesin kendaraan maka bobot dan tenaga motor juga semakin tinggi sehingga membutuhkan keterampilan khusus dalam berkendara, terutama saat menghadapi situasi darurat di jalan raya.
“Kalau kita tidak bisa menghindari pengguna jalan lain atau kondisi di jalan raya, tentu handling itu tidak bisa dimaksimalkan. Karena itu simulasi dan pelatihan sangat penting agar pengendara mampu melewati berbagai rintangan,” tuturnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga akan mengajak seluruh pegawai dan keluarga ASN untuk tertib administrasi berkendara dengan memiliki SIM sesuai jenis dan kapasitas kendaraan yang digunakan.
“Kami akan mengajak seluruh lingkup Pemerintah Kota Makassar, seluruh pegawai beserta keluarganya, untuk wajib memiliki surat izin mengemudi yang sesuai dengan besaran CC kendaraannya,” tegas Munafri.
Di akhir penyampaiannya, Munafri turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Kapolrestabes Makassar, atas kolaborasi dalam sosialisasi penerapan SIM C1 di Kota Makassar. (Bas)







