BERITAINEWS, POMALAA – Ketegangan sempat mewarnai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pomalaa Industry Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (5/9/2026). Jalur hauling yang menjadi urat nadi aktivitas logistik di kawasan itu sempat ditutup, sehingga aktivitas angkutan material terhenti sementara.
Aksi blokade tersebut disebut-sebut dipimpin oleh Direktur Keamanan PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK), Muslihuddin Haruna yang akrab disapa Horo, bersama sejumlah orang yang berada di lokasi. Penutupan akses ini membuat sejumlah dump truck tertahan di jalur tersebut, membentuk antrean kendaraan yang cukup panjang.
Personel TNI yang bertugas melakukan pengamanan di kawasan itu segera berupaya membuka kembali akses jalan sekaligus meredakan ketegangan agar situasi tidak memuncak menjadi konflik yang lebih luas. Namun, suasana justru semakin memanas ketika terjadi adu mulut antara Horo dan personel TNI yang sedang menjalankan tugas.
Dalam sebuah rekaman video yang beredar di masyarakat, terlihat keduanya terlibat perdebatan yang cukup tajam. Situasi semakin memuncak ketika Horo terdengar melontarkan ucapan yang dinilai tidak pantas kepada personel TNI yang sedang bertugas.
“Tentara bajingan,” teriak Horo dalam rekaman video yang beredar di tengah masyarakat.
Ucapan tersebut kemudian memicu perhatian luas dari publik, terlebih karena disampaikan ketika aparat tengah melaksanakan tugas pengamanan di kawasan yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional. Rekaman yang beredar juga memperlihatkan adanya aksi saling berhadapan antara pihak yang melakukan blokade dengan personel TNI di jalur hauling tersebut.
Blokade yang terjadi itu berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas hauling di kawasan tersebut. Sejumlah kendaraan operasional terpaksa tertahan dan antrean kendaraan terlihat memanjang di jalur menuju kawasan industri selama proses pengamanan berlangsung. Hal ini tentu mengganggu ritme operasional yang seharusnya berjalan lancar.
Situasi di lapangan menjadi perhatian karena akses hauling merupakan salah satu jalur vital yang menopang kelancaran aktivitas logistik dan operasional di kawasan IPIP. Setiap gangguan yang terjadi di jalur ini berpotensi menghambat seluruh rangkaian kegiatan industri di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT TRK mengenai alasan mendasar dilakukannya blokade maupun pernyataan yang disampaikan dalam rekaman tersebut. Pihak perusahaan belum memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa yang cukup menyita perhatian ini.
Demikian pula dengan keterangan resmi dari aparat terkait mengenai langkah hukum yang akan diambil atas dugaan tindakan provokatif dan ucapan yang ditujukan kepada personel TNI dalam peristiwa tersebut. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera memberikan kejelasan terkait duduk perkara yang sebenarnya.
Publik kini menantikan penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum di Sulawesi Tenggara, untuk memastikan kronologi lengkap serta duduk perkara yang sebenarnya dari peristiwa ini. Masyarakat menginginkan transparansi dalam penanganan kasus ini.
Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut, masyarakat berharap proses penanganannya dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegakan hukum harus tetap ditegakkan tanpa pandang bulu.
Selain penegakan hukum, masyarakat juga berharap agar situasi keamanan di kawasan PSN Pomalaa dapat segera kondusif kembali. Kawasan strategis ini menyangkut kepentingan banyak pihak, sehingga ketertiban dan kelancaran operasionalnya harus tetap terjaga dengan baik.
Peristiwa ini menjadi perhatian khusus karena terjadi di kawasan strategis yang memiliki peran penting dalam aktivitas industri maupun perekonomian daerah. Keamanan serta kelancaran operasional di kawasan tersebut adalah kepentingan bersama yang perlu dijaga oleh seluruh pihak yang berkepentingan.
Pemerintah daerah, aparat keamanan, pihak perusahaan, serta masyarakat diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan bahwa peristiwa seperti ini tidak terulang kembali. Segala perbedaan pandangan maupun kepentingan sebaiknya diselesaikan melalui jalur musyawarah yang santun dan beradab.
Publik berharap agar pihak-pihak yang terlibat dapat segera duduk bersama untuk mencari solusi yang saling menguntungkan dan tidak merugikan kepentingan umum. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dalam menjaga harmoni antara pengembangan industri, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.(**)







