Lahan 3 Hektare Terbakar di Gowa, TNI-Polri dan Damkar Turun Tangan

BERITAINEWS GOWA —Tim gabungan TNI, Polri, Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Gowa, pemerintah setempat, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare di Lingkungan Baluburu, Kelurahan Kalasekrena, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Kamis (24/9/2026).

Bacaan Lainnya

Lahan yang terbakar diketahui ditumbuhi pohon jati, rumpun bambu, serta semak belukar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun api menghanguskan sekitar tiga hektare area lahan.

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 10.30 Wita. Warga yang melihat sumber api kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Babinsa Kopda Syahrir dan unsur terkait untuk segera dilakukan penanganan.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan personel Damkar Pemkab Gowa tiba di lokasi. Petugas turut mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Gowa serta satu unit damkar mini Kelurahan Kalasekrena.

Penanganan terus diperkuat. Pada pukul 12.24 Wita, personel Damkar, Polsek, dan Koramil Bontonompo bergabung melakukan pemadaman untuk mencegah api kembali meluas ke area sekitar.

Berkat upaya bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan secara aman pada pukul 12.55 Wita.

Dalam proses pemadaman, sedikitnya satu personel TNI, 11 personel Polri, 13 personel Damkar Pemkab Gowa, serta sekitar 30 orang dari unsur pemerintah setempat dan masyarakat terlibat langsung di lapangan.

Petugas juga melakukan penanganan untuk memastikan titik-titik api benar-benar padam sehingga tidak kembali memicu kebakaran, terutama di area yang dipenuhi semak dan rumpun bambu.

Tidak adanya korban jiwa menjadi hasil utama dalam penanganan kebakaran tersebut. Meski demikian, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar tiga hektare.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi kebakaran.

Dengan respons cepat warga dan sinergi aparat bersama pemerintah daerah, kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas ke wilayah lain. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *