BERITAINEWS MAROS —Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pesawat ATR 400 milik Indonesia Air yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/12/2026). Informasi awal diterima dari AirNav Indonesia sekitar pukul 12.00 WITA, setelah pesawat dinyatakan mengalami lost contact.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan pesawat tersebut diperkirakan berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, tepatnya di kawasan Leang-Leang, sesuai titik koordinat terakhir yang diberikan AirNav.
“Kami menerima informasi dari AirNav bahwa pesawat ATR 400 Indonesia Air hilang kontak. Setelah distress ditentukan, kami langsung memberangkatkan tim untuk melakukan assessment di lokasi,” ujar Andi Sultan.
Saat ini, posko SAR telah didirikan di sekitar lokasi pencarian. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat setempat. Tim SAR gabungan juga telah melaksanakan briefing dan membagi personel ke dalam tiga sektor pencarian.
Dalam upaya pencarian, Basarnas mengerahkan drone udara untuk melakukan searching dari udara. Namun, proses pencarian sempat terkendala kabut tebal dan hujan yang menyelimuti kawasan pegunungan tersebut.
“Tadi drone sempat kami terbangkan, namun kondisi berkabut dan hujan. Saat cuaca mulai reda, drone kembali kami operasikan mendekati titik koordinat terakhir, sekitar 16 kilometer dari posko,” jelasnya.
Selain pencarian darat dan udara menggunakan drone, helikopter milik TNI AU turut dikerahkan untuk melakukan penyisiran dari udara. Beberapa laporan dari masyarakat setempat juga menyebutkan adanya suara dengungan yang terdengar di sekitar lokasi sebelum pesawat dinyatakan hilang kontak.
Medan pencarian disebut cukup berat karena berada di wilayah pegunungan, dengan estimasi waktu tempuh 2 hingga 3 jam berjalan kaki dari titik terakhir menuju lokasi yang dicurigai.
“Saat ini tim sudah bergerak menuju beberapa titik yang dicurigai, namun belum ada konfirmasi pasti. Kami masih melingkari area tersebut,” tambah Andi Sultan.
Dalam operasi ini, Basarnas Makassar menurunkan sekitar 36 personel, didukung oleh TNI dan Polri. Dari unsur TNI, personel Kodim setempat serta Batalyon 433 Kostrad disiagakan untuk mendukung pencarian dan pengamanan.
Pesawat ATR 400 tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, dengan 8 kru dan 3 penumpang di dalamnya.
Manifest Kru Pesawat:
Capt. Andy Dahananto
SIC FO Yudha Mahardika
XCU Capt. Sukardi
FOO Hariadi
EOB Franky D Tanamal
EOB Junaidi
FA Florencia Lolita
FA Esther Aprilita S
Daftar Penumpang:
Bpk. Deden
Bpk. Ferry
Mr. Yoga
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung, dan tim SAR gabungan fokus memperluas area penyisiran di sekitar titik koordinat terakhir pesawat. (Bas)







