BERITAINEWS, MAKASSAR — Kontingen Kota Makassar untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 resmi dilaunching di Kantor KONI Makassar, Jalan Kerung-Kerung, Kota Makassar, Sabtu (3/10/2026).
Launching tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan atlet Makassar yang akan berlaga pada Porprov Sulsel 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pemerintah kota memberikan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen, termasuk memastikan kebutuhan atlet dan tim terpenuhi sebelum bertanding.
“Yang sangat penting, tim ini berangkat dengan satu tekad. Kota Makassar adalah juara pertama, sehingga prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Munafri.
Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga wadah pemberdayaan generasi muda. Aktivitas olahraga dinilai dapat menjadi ruang positif bagi anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengurangi kegiatan negatif.
Munafri meminta KONI Makassar mengambil peran besar dalam memastikan cabang olahraga diisi atlet-atlet terbaik. Para atlet yang berangkat, kata dia, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama dan kebanggaan Kota Makassar.
“Proses berangkatnya tim ini tidak hanya untuk membawa nama pribadi, tetapi harus benar-benar membawa nama Kota Makassar dan memberdayakan masyarakat yang ada di dalamnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah kota juga menyiapkan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur olahraga. Selain pembinaan dan fasilitas, atlet yang mengikuti Porprov juga telah mendapat perlindungan melalui program asuransi.
Sementara itu, Ketua KONI Makassar Ismail mengatakan persiapan kontingen telah memasuki tahap pemantapan. KONI Makassar telah melaksanakan pemusatan latihan atau training center (TC) tahap kedua sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kesiapan atlet.
“Alhamdulillah dengan support Pemerintah Kota Makassar, kita sudah melaksanakan TC kedua. Jadi ini ada monev kedua untuk memastikan perolehan medali kita lebih dari apa yang kita dapatkan sebelumnya,” tutur Ismail.
Ismail menyebutkan kontingen Makassar akan mengikuti 45 cabang olahraga pada Porprov Sulsel 2026. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 10 cabang olahraga yang menjadi andalan untuk mendulang medali.
“Insya Allah cabang olahraga yang lain juga kita maksimalkan supaya bisa mendapatkan medali. Untuk cabang unggulan biasanya atletik, renang, dan beberapa cabang lainnya,” jelasnya.
Selain cabang olahraga unggulan, KONI Makassar juga melihat peluang dari sejumlah cabang yang baru dipertandingkan. Salah satunya pentathlon yang dinilai memiliki potensi menyumbangkan medali bagi kontingen Makassar.
Terkait kesejahteraan atlet, Ismail menyebut pemerintah kota telah memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet selama mengikuti pemusatan latihan dan persiapan Porprov. Adapun bonus bagi atlet berprestasi akan diberikan pemerintah kota setelah pelaksanaan pertandingan.
“Insya Allah setelah kita bicara dengan pemerintah kota, Pak Wali sudah siap memberikan apresiasi. Yang pertama kita memberikan jaminan bagi mereka, yaitu BPJS Ketenagakerjaan. Nanti setelah Porprov, atlet yang berprestasi akan diberikan bonus,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, pelatih dan seluruh pemangku kepentingan olahraga, kontingen Makassar kini mematangkan persiapan sebelum bertolak ke arena Porprov Sulsel 2026 di Bone dan Wajo.(**)







