Pemkot Makassar: P4GN MAKI di Mariso, Perkuat Gerakan Anti Narkoba hingga Tingkat RT/RW

BERITAINEWS MAKASSAR —Pemerintah Kota Makassar mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) di Aula Kecamatan Mariso, Rabu (3/6/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menekan peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Rosyidah Thamrin, SKM, menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAKI yang turut membantu pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba.

Menurutnya, peredaran narkoba saat ini menjadi ancaman serius yang harus dihadapi bersama demi melindungi masa depan generasi muda.

“Kami dari Pemerintah Kota Makassar sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peredaran narkoba saat ini sangat memprihatinkan. Karena itu, yang harus kita kedepankan adalah bagaimana menjaga anak-anak dan generasi muda kita dari dampak buruk narkoba,” ujarnya.

Rosyidah mengungkapkan, program sosialisasi serupa akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kota Makassar. Pemerintah kota juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk MAKI, camat, lurah, hingga generasi muda yang diharapkan dapat menjadi duta anti narkoba.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Kita harus bekerja bersama dan berkolaborasi. Stakeholder harus bergerak bersama untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Kota Makassar,” katanya.

Rosyidah juga mengingatkan bahwa dampak narkoba tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda serta mengancam stabilitas sosial masyarakat.

Sementara itu, Kepala Divisi Sosial MAKI, Fadil Muhammad, mengatakan bahwa sosialisasi P4GN merupakan program berkelanjutan yang akan dilaksanakan di 15 kecamatan di Kota Makassar.

Hingga saat ini, kegiatan tersebut telah berlangsung di dua kecamatan, termasuk Kecamatan Mariso.

“Kami berharap pemerintah kota dan pemerintah kecamatan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan sosialisasi yang dilakukan MAKI. Tujuan utama kami adalah menciptakan generasi muda yang bebas dari narkoba, berprestasi, dan mampu mewujudkan Indonesia Emas,” ujar Fadil.

Menurutnya, setelah tingkat kecamatan, sosialisasi juga akan diperluas hingga tingkat kelurahan, RT, dan RW agar edukasi mengenai bahaya narkoba dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Camat Mariso, A. Syahrir Mappatoba, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menilai edukasi berjenjang hingga tingkat RT dan RW menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.

“Kami akan mendukung sosialisasi ini hingga tingkat RT dan RW. Nantinya RT dan RW yang akan mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Mariso,” katanya.

Terkait wilayah rawan peredaran narkoba di Kecamatan Mariso, Syahrir menyebut pihak kecamatan belum memiliki data spesifik dan menyerahkan hal tersebut kepada aparat kepolisian yang memiliki kewenangan serta data terkait titik-titik rawan peredaran narkotika.

Melalui kegiatan sosialisasi P4GN ini, Pemerintah Kota Makassar bersama MAKI berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat serta membangun gerakan bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Makassar yang lebih aman, sehat, dan bebas narkoba pada tahun 2026 hingga 2027 mendatang. (Bas)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *