BERITAINEWS MAKASSAR —Pemerintah Kecamatan Mariso bersama unsur Tripika terus memperkuat langkah pencegahan terhadap potensi aksi geng motor yang meresahkan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pembentukan posko terpadu yang melibatkan pemerintah kelurahan, RT/RW, warga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Camat Mariso, A. Syahrir Mappatoba, mengatakan bahwa pihaknya bersama Polsek dan Koramil secara rutin melakukan pengawasan wilayah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rabu (3/6/26).
“Kami dari Tripika, Polsek, Koramil dan pemerintah kecamatan terus melakukan posko terpadu bersama RT/RW serta warga yang ada di wilayah Kecamatan Mariso. Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga terlibat untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Syahrir, kegiatan posko terpadu tersebut dilaksanakan setiap hari dan malam di seluruh wilayah kelurahan yang ada di Kecamatan Mariso. Para RT/RW bersama aparat keamanan secara aktif melakukan pemantauan lingkungan dan menyisir titik-titik yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Selain patroli lingkungan, pemerintah kecamatan juga menjadikan laporan masyarakat sebagai dasar untuk melakukan tindakan cepat terhadap potensi gangguan yang muncul.
“Kalau ada aduan dari masyarakat, langsung kami tindak lanjuti bersama pihak terkait. Kami terus berkoordinasi agar setiap informasi yang masuk dapat segera ditangani,” jelasnya.
Terkait maraknya keterlibatan anak-anak muda dalam aksi geng motor yang sempat viral di berbagai daerah, Syahrir menegaskan bahwa langkah antisipasi terus diperkuat melalui pengawasan lingkungan berbasis masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan RT/RW dan warga menjadi kunci utama dalam mendeteksi secara dini aktivitas yang mengarah pada pembentukan atau keterlibatan remaja dalam kelompok geng motor.
“Kami membentuk posko khusus di setiap wilayah kelurahan dengan melibatkan RT/RW, warga, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Tujuannya untuk mendeteksi lebih awal agar anak-anak muda tidak terlibat dalam aktivitas geng motor,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh RT dan RW di Kecamatan Mariso turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan posko terpadu sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga keamanan lingkungan.
Meski sempat terjadi insiden bentrokan yang melibatkan kelompok pengendara di kawasan Pasar Senggol, Syahrir menyebut situasi di Kecamatan Mariso saat ini tetap kondusif. Ia juga mengapresiasi respons cepat pihak kepolisian dalam menangani kejadian tersebut.
“Alhamdulillah pihak kepolisian bergerak cepat menangani persoalan yang terjadi. Untuk sementara ini kondisi Kecamatan Mariso masih aman dan terkendali,” pungkasnya.
Pemerintah Kecamatan Mariso berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mencegah munculnya aksi geng motor serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah tersebut.(bas).







