BERITAINEWS, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menyalurkan donasi Ramadan kepada tujuh masjid di sekitar perairan Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, juga di Sulsel, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
SPJM merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS). Program ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya.
Sebanyak tujuh masjid menerima bantuan masing-masing Rp8 juta, yakni Masjid Nurul Batuah, Masjid Jami Asy Syuhada, Langgar Jami Batuah, Masjid Al Anshor, Masjid Darun Ni’mah, Masjid Al-Muhajirin, dan Masjid Al Hijrah.
Penyerahan bantuan dilakukan pada 23 Februari 2026 oleh SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, dan diterima langsung oleh perwakilan pengurus masjid.
“Ramadan kali ini kami kembali menjalankan program berbagi, salah satunya penyerahan donasi kepada masjid di Samarinda. Harapannya bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas, mendukung kelancaran ibadah, serta program sosial kemasyarakatan,” ujar Tubagus Patrick selasa (24/2/2026.).
Ia menambahkan, donasi tersebut diharapkan membantu pelaksanaan salat berjamaah, tarawih, kajian Ramadan, hingga santunan bagi masyarakat kurang mampu di sekitar masjid.
Pengurus Masjid Nurul Batuah, Hj Sahrani HS, menyampaikan apresiasi atas kepedulian SPJM terhadap sarana ibadah.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Semoga dapat kami manfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah. Kami juga mendoakan agar SPJM senantiasa diberi kemudahan dan keberkahan,” tuturnya.
Selain donasi ke rumah ibadah, SPJM bersama entitas Pelindo Grup juga melaksanakan program Pelindo Berbagi Ramadan, seperti pembagian sembako, santunan panti asuhan, dan berbagi takjil.
Menurut Tubagus Patrick, sebagai entitas bisnis, SPJM tidak hanya fokus pada kepatuhan operasional dan pelayanan pemanduan di Perairan Sungai Mahakam, tetapi juga menyelaraskan target perusahaan dengan program TJSL yang berdampak langsung bagi masyarakat.
SPJM yang berdiri sejak 1 Oktober 2021 pasca integrasi Pelindo, kini mengelola berbagai klaster bisnis maritim dan delapan anak perusahaan, serta menghadirkan layanan terintegrasi di seluruh Nusantara.(*)







