Grab Dorong Perlindungan Sosial Mitra Pengemudi di Indonesia Termasuk Makassar

BERITAINEWS, Makassar :Grab menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan sosial di sektor ekonomi digital dengan mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar bagi Mitra Pengemudi di Indonesia.

Program bertajuk Grab untuk Indonesia ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong ekonomi digital yang inklusif serta memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor informal.

Bacaan Lainnya

Peluncuran program tersebut digelar di Jakarta, Selasa (13/1/2026), dan dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah, lembaga jaminan sosial, serta mitra pengemudi berprestasi.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan komitmen ini dirancang dalam tiga babak dukungan, mulai dari perlindungan, apresiasi, hingga pengembangan kapasitas mitra.

“Kami percaya ekosistem yang kuat hanya bisa tumbuh jika Mitra Pengemudi merasa aman, dihargai, dan memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujar Neneng dalam sambutannya.

Babak pertama diwujudkan melalui fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah bagi ratusan ribu Mitra Pengemudi berprestasi, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Babak kedua berupa pemberian Bonus Hari Raya atau BHR 2026 sebagai bentuk apresiasi tambahan atas konsistensi layanan mitra, yang diberikan tanpa mengubah prinsip kemitraan.

Sementara babak ketiga dilakukan melalui program GrabAcademy yang mendorong Mitra Pengemudi meningkatkan keterampilan agar siap naik kelas dan menangkap peluang usaha baru.

Plt Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperluas perlindungan sosial bagi pekerja informal.

“Konsep tiga babak ini bisa menjadi contoh yang baik dalam mendukung perlindungan sosial sekaligus peningkatan kapasitas pekerja di ekosistem ekonomi digital,” tegasnya.

Senada, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI, Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan transportasi daring.

“Profesi ojek online adalah salah satu penopang ekonomi nasional. Negara berkepentingan memastikan ekosistem ini tetap sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui komitmen tiga babak ini, Grab berharap Mitra Pengemudi dapat berusaha lebih aman, sejahtera, dan melangkah lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan ekonomi digital ke depan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *