Jembatan Gantung Sungai Lambere Gowa Capai 87,85 Persen, Akses Warga Segera Terhubung

BERITAINEWS GOWA —Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa. Personel gabungan dari Yonzipur, Zibang, Yon TP, bersama Babinsa Kodim 1409/Gowa dan warga setempat, bahu-membahu melanjutkan pengerjaan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di Sungai Lambere, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Senin (7/9/2026).

Bacaan Lainnya

Pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat tersebut kini menunjukkan progres signifikan. Hingga Senin, pengerjaan telah mencapai 87,85 persen.

Pengerjaan tahap kelima difokuskan untuk mempercepat penyelesaian jembatan agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran akses penghubung ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas perekonomian antarwilayah.

Jembatan tersebut juga dinilai memiliki peran penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Buakkang. Selain menjadi akses bagi anak-anak menuju sekolah, jembatan nantinya dapat mempermudah warga dalam membawa dan mendistribusikan hasil bumi.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan jembatan.

Menurutnya, kolaborasi dan semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam membantu menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat di wilayah pedesaan.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus dipertahankan hingga pembangunan jembatan rampung dan dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Bagi warga Desa Buakkang, kelanjutan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Lambere menjadi kabar yang disambut penuh antusias. Mereka mengaku bersyukur karena akses yang sebelumnya sulit dilalui kini secara bertahap menjadi lebih aman dan lancar.

Dengan progres yang telah mencapai 87,85 persen, masyarakat berharap pembangunan dapat segera dituntaskan sehingga jembatan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas, pendidikan, serta aktivitas ekonomi warga sehari-hari. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *