Kebakaran di Jalan Tanjung Alang Makassar Telan Dua Korban Jiwa

BERITAINEWS MAKASSAR —Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Tanjung Alang, RW 6, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua perempuan meninggal dunia, sementara seorang laki-laki mengalami luka bakar dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Ketua RW 6, Ridwan, mengatakan api berhasil ditangani setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian. Meski api berhasil dipadamkan, dua rumah mengalami kerusakan berat, sementara tiga rumah lainnya terdampak.

“Rumah yang terbakar ada dua unit. Satu rumah hangus terbakar, satu lagi mengalami kerusakan sekitar 80 persen. Selain itu, ada tiga rumah di sekitar lokasi yang ikut terdampak,” ujar Ridwan.

Usai kejadian, pemerintah setempat bersama Ketua RT, RW, pihak Kelurahan Sambung Jawa, dan Kecamatan Mamajang langsung melakukan pendataan terhadap korban serta rumah yang terdampak. Selain itu, posko darurat juga didirikan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Dua kepala keluarga kami evakuasi sementara ke Baruga. Kami juga sudah memberikan bantuan awal berupa tikar sambil menunggu bantuan selanjutnya,” katanya.

Korban meninggal diketahui merupakan perempuan berusia sekitar 40 tahun dan seorang perempuan lanjut usia berumur lebih dari 60 tahun. Keduanya merupakan penghuni rumah kontrakan di lokasi kejadian dan bukan warga asli setempat. Sementara satu korban laki-laki mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Menurut Ridwan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari anak-anak yang bermain api di sekitar lokasi. Api diduga menyambar bensin yang berada di tempat perbaikan sepeda motor sehingga kobaran api dengan cepat membesar.

“Informasi sementara, anak-anak bermain api lalu diduga menyambar bensin di lokasi bengkel motor. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah bersama aparat terkait masih melakukan pendataan kerugian serta menyalurkan bantuan darurat bagi para korban terdampak kebakaran. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. (Bn)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *