BERITAINEWS, MAKASSAR – Dua pelajar SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga menorehkan prestasi dalam ajang Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2026 yang digelar di Universitas Negeri Makassar. Keduanya berhasil meraih juara dalam kompetisi matematika yang menguji kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah tersebut.
Kedua siswa berprestasi itu adalah Luana Ajda Candra, siswi kelas VI Al Ghaniy, serta Khayira Firza Indira, siswi kelas V Al Majid. Luana meraih Juara 3 LCTM kategori individu dan grup, sedangkan Khayira meraih Juara 3 LCTM kategori grup.
Keberhasilan tersebut diraih setelah keduanya melewati serangkaian tahapan kompetisi, mulai dari babak penyisihan hingga final. Proses tersebut menuntut kesiapan, ketelitian, serta konsistensi peserta dalam menyelesaikan berbagai tantangan matematika.
Khayira mengaku kompetisi kategori grup terasa lebih mudah dibandingkan kategori individu. Menurutnya, lomba individu memberikan tantangan tersendiri karena peserta harus mengandalkan kemampuan masing-masing.
“Lomba secara berkelompok terasa lebih mudah dibandingkan kategori individu. Kalau kategori individu jauh lebih menantang,” tutur Khayira saat ditemui, Selasa (13/10/2026).
Sementara itu, Luana menilai kategori individu maupun grup sama-sama memiliki tingkat kesulitan. Ia menyebut setiap tahapan kompetisi membutuhkan persiapan dan semangat belajar yang konsisten.
“Baik lomba grup maupun individu sama-sama penuh tantangan. Mulai dari babak penyisihan online, offline, sesi games, hingga LCTM. Kuncinya adalah harus disiplin latihan dan jangan sampai kehilangan motivasi atau harapan,” ungkap Luana.
Pembina Tim Olimpiade Sains Athirah (TOSA) Matematika SD, Norjanah, turut mengapresiasi pencapaian kedua siswanya. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar, latihan, serta dukungan berbagai pihak selama persiapan hingga kompetisi berakhir.
“Semua ini tidak terlepas dari dukungan sekolah, orang tua, dan kerja keras Luana dan Khayira belajar. Semoga mereka berdua tetap semangat mengikuti kompetisi lainnya,” ujar Norjanah.
GEOMETRI 2026 berlangsung melalui empat tahapan, yakni Penyisihan 1 pada 14 September, Penyisihan 2 pada 9 Oktober, semifinal pada 10 Oktober, dan final pada 11 Oktober 2026.
Dalam kompetisi tersebut, peserta harus melewati setiap tahapan untuk memperebutkan posisi tiga besar yang ditetapkan sebagai juara. Capaian Luana dan Khayira diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan matematika serta berani berkompetisi di berbagai ajang akademik.(**)







